#MendadakLampung kali ini cukup meninggalkan cerita pilu. Berawal dari persiapan yang sangat mendadak baru kepikiran berangkat h-4 hari. Saat cek flightnya, cgktkg full banget sampe akhirnya harus meminta bantuan rc lokal untuk meng-over-kan flightnya (maaf jangan ditiru ✌🏻)
Saat hari keberangkatan, kami check in dan on board sektor sub-cgk dengan lancar. Namun saat sudah di dalam pesawat dan sudah push back, sy merasa ada sesuatu yg janggal dari suara mesinnya. Dan yang ameh kami sudah push back namun ngga segera taxi. Selang 5 menit ada pengumuman dari crew bahwa pesawatnya bermasalh sehingga harus diperbaiki. Namun kami diminta untuk tetap stay di dalam pesawat. Butuh waktu sekitar hampir satu jam hingga pesawat siap mengudara. Masalah selanjutnya adalah waktu check in untuk connecting flight kami jam 08.35 sedangkan kami baru sampe di transfer desk terminal 3 jam 08.50. Dari informasi petugas, pesawat cgktkg kami ada di gate 21 yang jauhnya lumayan bikin kaki kemeng. Dari hasil lari lari, kami on board di pesawat jam 09.03 dimana schedule flight nya adalah jam 09.05. Ngga lama setelah kami masuk, pesawat langsung close door. Alhmdulillah meskipun kelasnya U ternyata tetep ditungguin heuheuu.
Hari Sabtu, hari pertama di Lampung cuma belanja baju aja sih.. Hamdulillah dapet pinjeman mobil dr temen di tkg jadi aman kalo mau kemana mana. Rencananya hari Minggu baru main ke Pantai Sari Ringgung lanjut nyebrang 15menit ke Pulau Tegal Mas dan bersnorkling ria disana.
Sabtu malam sy dapet wa dari temen kantor yang menginfokan bahwa ada tsunami di Lampung. Browsing sana sini ternyata beneran ada tsunami dong. Subhanallah untungnya tempat yg kena tsunami itu jaraknya 55km dari hotel sy. Alhamdulillah Allah masih menghendaki kami untuk terhindar dari mara bahaya meskipun rencana snorkling gagal total.
Lantas hari Minggu kita ngapain dong?? Akhirnya kami ke bukit Puncak Mas Lampung. Baru sampe di gerbang pembayaran loket, tiba tiba hujan datang dengan sangat lebat. Yang namanya bukit, wisatanya pasti outdoor kan. Tapi berhubung hujan akhirnya kita cuma di dalem mobil aja sambil makan rujak manis. Ngga lama setelah hujan reda, kami males berbecek becek di tempat wisatanya, jadilah kami langsung cau tanpa foto foto. Bayar loket 50rb cuma buat numpang makan rujak manis di mobil. Horang kayaahh 😂😂
Jadi sebenarnya judul wisata kali ini adalah menikmati hotel, karena mayoritas waktu kami di hotel aja. Untung kami ngga salah pilih hotel. Murah, nyaman, bersih.
Anyway, Mari kita sempatkan berdoa bagi 200 lebih korban meninggal dari tsunami di Banten dan Lampung. Semoga kita semua masih diberi keselamatan. Aamiin..
0 komentar:
Posting Komentar